100 HARI KERJA PEMERITAHAN SBY-BOEDIONO

28 Januari 2010

JAKARTA- Seratus hari pertama pemerintahan SBY-Boediono, diwarnai dengan gonjang-ganjing politik dan hukum, dibandingkan dengan gebrakan kinerja. Persoalan seperti kasus dua pimpinan KPK, hingga perseteruan Cicak vs Buaya dan kasus Bank Century, lebih lekat di benak masyarakat daripada apa yang diingatnya tentang kerja pemerintah. Pengamat Politik Universitas Gadjah Mada, Ari Sudjito memandang, salah satu hal yang menyebabkan berbagai persoalan meluas adalah tipikal reaksioner SBY terhadap “pancingan” lawan politiknya. “Ada beberapa titik lemah yang saya lihat dalam 100 hari pertama ini. Salah satunya, adanya distrust yang muncul karena mudahnya SBY merespon berbagai hal. Dia gampang tergoda untuk menjadi reaksioner terhadap manuver lawan politiknya. Terkadang, yang ditanggapi adalah isu-isu yang tidak penting,” kata Ari,  Rabu ( 27/1/2010 ) malam. Akhirnya, performa SBY dengan agenda 100 Hari Pemerintahan, tidak bisa melampaui konflik yang muncul. Hal ini mengakibatkan klaim keberhasilan yang mulai digembar-gemborkan pembantunya menjelang 100 hari pemerintahan, tidak memiliki legitimasi. “Gebrakan pemerintah sudah dilihat oleh publik karena dipenuhi oleh konflik. Kalau ada klaim tentang keberhasilan, saya pikir tidak legitimate. Ukurannya apa? Karena selama ini publik susah melakukan penilaian baik kualitatif maupun kuantitatif,” ujarnya. Ke depannya, lanjut Ari, pemerintahan SBY-Boediono harus memantapkan road map yang lebih baik untuk kerja pemerintahan selama lima tahun. Seratus hari pertama seharusnya dimanfaatkan untuk menjadi titik awal. “Meskipun, di setiap rezim, 100 hari pertama tidak pernah punya makna,” kata Ari.

Iklan

SBY MELANTIK AKAN WANTIMPRES

25 Januari 2010
JAKARTA – Siang ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Hingga kini, sembilan nama tersebut masih tertutup rapat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh  Biro Media Massa Rumgapres, Senin (25/1/2010), pelantikan akan dilangsungkan di Istana Negara pada pukul 14.00 WIB.

Seperti diberitakan, sembilan nama calon anggota Wantimpres yang beredar di lingkungan Istana, yakni Emil Salim, Maruf Amin, Widodo AS, mantan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, Ryas Rasjid, Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Farida Hatta, dan mantan Ketua DPD Ginanjar Kartasamita.

Siti Fadilah Supari dan Jimly Asshiddiqie merupakan calon anggota Wantimpres yang sudah ramai dibicarakan sejak Kabinet Indonesia bersatu Jilid II terbentuk.

Oke Zone


Marsillam hanya mengatakan, “Itu terserah Anda.”

19 Januari 2010

JAKARTA, — Fraksi Partai Golkar, pada pemeriksaan terhadap mantan Kepala Unit Kerja Presiden Pengelolaan Program dan Reformasi Marsillam Simanjuntak, Senin (18/1/2010) di DPR, mempertanyakan kehadirannya di sejumlah rapat yang membahas penanganan Bank Century sebagai bank gagal yang berdampak sistemik.

Anggota Pansus Hak Angket Kasus Bank Century Agun Gunanjar dan Bambang Soesatyo dari Fraksi Partai Golkar menilai, sikap Marsillam pada rapat-rapat tersebut cenderung pasif. Dalam rekaman yang diterima Pansus, Marsillam hampir tidak membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan penanganan Bank Century, seperti rasio kecukupan modal dan peraturan Bank Indonesia. “Jadi, apa sumbang saran Bapak dalam rapat tersebut?” ujar Agun.

Marsillam pun langsung meluruskan pernyataan dan pertanyaan Agun. “Saudara asumsikan beberapa hal yang saya tidak setuju bahwa narasumber harus bicara banyak dan kritis, dan bahwa narasumber harus berbicara dan terlibat dalam hal-hal yang diuraikan BI. Saya tidak sependapat,” ujar Marsillam.

Dilanjutkan Marsillam, narasumber bisa memberikan keterangan apa saja. Dicontohkannya, seorang ahli lembaga pemasyarakatan bisa saja ditanya soal bidang ketatanegaraan. Ketika ditegaskan bahwa perannya lebih pada mencari jalan keluar kasus Bank Century, Marsillam hanya mengatakan, “Itu terserah Anda.”

Sumbe ;KOmpas


Rumor bahwa Sri Mulyani bakal dilengserkan

19 Januari 2010
AKARTA – Rumor bahwa Sri Mulyani bakal dilengserkan dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan mencederai kepercayaan pasar. Akibatnya capital outflow terjadi, dan nilai rupiah pun bakal tertekan.

Menurut Kepala Ekonom BNI Tony Prasetiantono, hal tersebutlah yang membuat nilai mata uang rupiah bakal kembali melemah pada hari ini. “Karena itu, bisa jadi hari ini terjadi pelemahan lagi, meski tipis,” kata Tony
Dijelaskannya, selama ini Menkeu adalah sosok yang kredibel dan dipercayai pama jubir yang bisa meng-counter rumor ini. “Bisa dibilang dia (Sri Mulyani) adalah darling bagi pasar sektor finansial,” imbuhnya.

Tony memproyeksikan rupiah bakal berada pada kisaran support resistance di level Rp9.230-9.250 per USD.

Sebelumnya, rupiah pada perdagangan Senin, (18/1/1010)rupiah ditutup melemah ke level Rp9.230 per USD jika dibandingkan dengan perdagangan kemarin yang ditutup di Rp9.205 per USD. Sementara itu, untuk kurs jual rupiah terpantau berada di level Rp9.276.

Seperti dikutip dari Valbury Securities, dolar berhasil menguat terhadap mata uang utama dunia, ditopang membaiknya laporan manufaktur serta stabilnya inflasi di tingkat konsumen Amerika

sunber:Oke Zone


SEJUMLAH MENTRI IKUT HADIR DALAM ACARA PEMBUKAAN RAKERNAS

19 Januari 2010

MADIUN-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kemarin tanggal 18 Januari 2009 akan melakukan kunjungan kerja ke Madiun, Jawa Timur selama dua hari. Presiden akan melakukan tiga agenda kerja selama berada di kota itu hingga Selasa tanggal 19 Januari 2009. Setelah mendarat di Pangkalan TNI AU Iswahyudi Madiun, Senin pagi Presiden akan menuju Waduk Widas di Kecamatan Saradan untuk melakukan kegiatan penanaman pohon trembesi dan menebar 100.000 benih ikan nila. Selanjutnya, Presiden akan menuju Terminal Sukoharjo Ngawi untuk kegiatan pelaksanaan program kerja 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II dan peresmian proyek-proyek infrastruktur di provinsi Jatim. Pada Selasa tanggal 19 Januari 2009, bertempat di pendopo Kabupaten Madiun, Presiden akan menghadiri pembukaan rapat kerja nasional VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Sejumlah Menteri akan turut hadir dalam acara itu seperti Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri PU Djoko Kirmanto dan Mendagri Gamawan Fauzi.(nur/wp))


LAYAK DAPATKAN GELAR PAHLAWAN

17 Januari 2010

SURABAYA-Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Timur akan memperjuangkan gelar pahlawan nasional untuk mantan Presiden Soeharto. Golkar banyak berutang pada Soeharto. Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim Gesang Budiarso mengatakan, bertahun-tahun Pak Harto menjadi Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar. Pak Harto banyak berjasa lewat posisi itu. Pak Harto juga banyak berjasa pada negara. Kita harus memperjuangkan Pak Harto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

“Pak Harto juga banyak berjasa pada negara. Kita harus memperjuangkan Pak Harto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional,” ujarnya di Surabaya, Sabtu (16/1/2010).

Secara hukum, tidak ada persoalan lagi terhadap Pak Harto. Selama ini alasan hukum itu yang kerap dijadikan alasan untuk tidak menetapkan Pak Harto sebagai Pahlawan Nasional. “Sudah jelas jasa Pak Harto dan statusnya secara hukum sudah bersih,” ujarnya

SUMBER: KOMPAS


PRESIDEN RI KE MADIUN

17 Januari 2010


MADIUN-Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan datang ke Madiun awal pekan depan. Presiden SBY akan membuka Rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Pendapa Muda Graha Kabupaten Madiun.
Pemerintah Kabupaten dan Kota Madiun mulai melakukan persiapan. Rakernas Apkasi dijadwalkan 18 – 19 Januari mendatang. Pemerintah Kota Madiun mulai menata lalu lintas dengan memasang rambu-rambu di ring road barat. Juga, sosialisasi kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasanya mangkal di seputaran Alun-Alun Kota. Mereka diminta menghentikan sementara kegiatan usahanya. Sebab, di areal Alun-Alun akan dipakai parkir pejabat.
Ketua Paguyuban PKL Petroalma R. Yoke Soekarjono membenarkan seputar pemberitahuan dari pemkot. Imbauan sudah disampaikan ke anggotanya, para PKL sudah menerima selebaran dan intinya kami pedagang sepakat meliburkan diri, hal itu diungkapkan ketua Paguyuban PKL Yoke.
PKL tak mangkal di Alun-Alun sejak Minggu hingga Selasa depan. Kami menyadari kalau tamu harus steril. Partisipasi kami ya tidak berjualan dan membersihkan lokasi usaha. Kesadaran 141 anggota paguyuban, lanjutnya, karena pemkot sudah memberikan lokasi bagi mereka untuk berjualan. Apalagi, sesuai peraturan daerah di Alun-Alun tidak diperbolehkan untuk mangkal PKL. ”Karena ada kebijakan wali kota, kami tetap bisa berjualan.
Penataan juga dilakukan di kawasan ring-road barat. Aspal di beberapa bagian diperbaiki, rambu-rambu lalu lintas yang hilang diganti dan mengganti lampu penerangan. Sebab, di Wisma Haji yang ada di ring road juga akan dipakai pameran produk seluruh Indonesia. ”Penataan sudah berjalan seminggu ini. Kegiatan ini rutin tidak hanya karena adanya rencana kedatangan Presiden, hal itu diungkapkan Gaguk Hariyono selaku Kepala Dinhubkominfo.
Untuk penataan ini sudah dikoordinasikan dengan Polresta Madiun. Namun, hingga kemarin, belum ada kepastian pengalihan jalur kendaraan. Belum fix, karena masih perlu koordinsi dengan panitia dari pusat dan jatim

Sumber;Madiun kota